Jumat, 09 April 2010

PANTUN JAWA

Monggo Diwoco


Mlaku-mlaku neng pasar minggu

Ojo lali tuku sepatu
Iki aku ningali awakmu
Mugo awakmu ora lali karo aku


Wingi ketemu orak sengojo
Tibo-tibo awakmu malah lungo
Kenopo kok awakmu koyok ngono
Opo aku nglakuni doso


Njaluk ngapuro yen aku orak trisno
Kito kan cuma kekonco
Ojo gelo yen ora ketompo
Kabeh wes nduweni jodoh soko Seng Moho Kuoso


Ilir-ilir ning ngisor wet cerme
Rene-rene dolanan hape
Tak dudohi carane ngatur GRPSe
Tapi yen gagal ojo muringi awake dewe


Sms mlebu saking bapak guru
Ditugasi sregep sinau
Ojo nesu yen pikiran ora klebu
Mergo Ilmu luweh soko telu


Ireng-ireng klambine pak Danu
Digowo lungo karo mlaku
Seneng-seneng wes mulai payu
jebule pacarmu digowo mlayu



"Huhuhu.. pantunku rak laku"

Rabu, 07 April 2010

Puisi

P E L A N G I

Pelangi itu berwarna warni
Mempunyai makna tersendiri
Yang mampu menakjubkan hati
Tak percaya? baca saja sendiri

P, yang berarti PASTI
Pasti adanya, pasti indahnya dan pasti sempurnanya

E, yang berarti ELOK
Elok dipandang mata, Elok juga dipandang jiwa

L, yang berarti LEMBUT
Setiap warna yang ada dipelangi, mempunyai makna kelumbutan

A, yang berarti ASYIK
Asyik untuk dinikmati setelah hujan reda, asyik pula di nikmati saat awan bercahaya

N, yang berarti NAMA
Ya, Nama itu adalah Pelangi, yang menggambarkan berbagai macam karakter tersendiri
dalam setiap warnanya

G, yang berarti GULA
Jika diperhatikan, warna-warna di Pelangi itu semuanya manis, layaknya Gula

I, yang berarti IKATAN
Setiap warna yang berada di pelangi, mempunyai ikatan, lihat saja kerapatan yang ada pada setiap warna, tak ada celah setitik jarum pun yang terlihat, itu artinya satu, satu dalam ikatan, namun memiliki karakter yang berbeda.




Makna tersendiri dari warna pelangi


Merah itu mendeskripsikan pemberani, tidak lemah dan tidak pantang menyerah..

Jingga itu mendeskripsikan unik namun asyik
Kuning itu mendeskripsikan kewaspadaan
Hijau itu mendeskripsikan kecerahan dan kesuburan
Biru itu mendeskripsikan mellow dan tinggi
Nila itu mendeskripsikan sesuatu yang indah, cantik dan elok
Ungu itu mendeskripsikan kalem dan sederhana


*Hohoho... sebuah pemikiran pribadi, jika ada yang kurang berkenan dihati, ya monggo dipersepsi sendiri-sendiri, karena setiap orang punya perbedaan opini*

"xixixi... ojo meringisi nak moco wacana iki"
"Semuanya hanya imajinasi"



Puisi

A I R

Mengalir jernih tak kenal lelah
Kebeninganmu menampakkan wajah
Tiada yang mampu meraba apalagi menjamah
Karena kesucianmu yang tak mampu melemah

Meskipun terkadang kau menakuti semuanya
Tapi itu bukan tujuanmu yang sebenarnya

Lihat saja pada dirimu
Kau begitu tenang
Kau pun begitu merasa aman
Karena kau percaya kau ada

Kau membantu orang yang kehausan
Kau menghujani rumput yang kekeringan
Kau mendinginkan tubuh yang kepanasan
Kau menyejukkan kalbu yang kebakaran

Kuat sifatmu tak tergoyahkan
Rendah tatakeramamu tak tertandingkan
Ramah sopanmu memberikan kenyamanan
Teguh pendirianmu menunjukkan kejantanan


*Berfikir seperti air, meredakan segala amara,
membuat fikiran tenang tanpa emosi*

"Dari pemikiran pribadi"

Puisi

A W A N

Putih bersih warnamu, itulah dirimu
Mengambang tinggi tak tercapai, itulah dirimu
Elok dipandang menakjubkan, itulah dirimu
Bersama bintang ditengah malam, itulah dirimu

Memandang penuh keceriaan
Walau terkadang berikan ketakutan
Melawan gelapnya mendung yang petang

Kau tetap setia mengayomi teman

Awan, itulah namamu
Indah didengar dan disebutkan
Awan, itulah namamu
Penuh kebijakan dan kepercayaan

Awan, itulah namamu
Tinggi tempatmu tak terbayangkan
Awan, itulah namamu
Dari Tuhan penuh dengan sebuah makna dan harapan



*renungan sang pengemis kebahagiaan*


Senin, 05 April 2010

Tulus Ucapku Untuk Leutika

Leutika... sebuah penerbitan buku yang ingin melahirkan generasi yang mampu berfikir dinamis, bertekad menjadi penerbit intas generasi dan inspiratif serta mengakomodir penulis-penulis muda berbakat...

Sama sekali saya belum berkenalan dengan Leutika, baik secara langsung maupun lewat perantara. Untuk itu, mohon diri untuk mengucapkan salam perkenalan sekaligus persahabatan kepadamu Leutika.

Awal pertama mendengar nama Leutika, kedua telinga saya merasa sangat asing, namanya yang unik dan berbeda dengan penerbit pada umumnya membuat saya ingin menelusuri sedikit lebih dalam tentang Leutika.

10 April adalah tanggal dan bulan dimana Leutika dilahirkan oleh pendirinya, tak disangka Leutika masih memiliki usia yang sangat belia, usia pertama. Namun, inilah yang membuat saya begitu kagum melihat Leutika mampu menerbitkan banyak buku diusia belianya.

Ucapan tulus dari bibir sang penulis ingin tersampaikan dengan kata-kata sedikit puitis, bukannya mencoba romantis, hanya saja berfikir dinamis dalam sebuah ungkapan yang positif dengan menyisipkan beberapa kata manis.


Isak tangis haru terdengar sangat merdu
Tak mampu menahan kebahagian yang menderu
Mengingat bertambahnya usia didirimu
Menjadi kebanggaan tersendiri bagiku

Teruntuk sahabatku Leutika selalu
Ucap manis dariku kepadamu
Mengantarkan sebuah perkenalan pertamaku denganmu
Menambah kebahagiaan dalam hidupku

Usia setahun adalah usia awal kemajuanmu
Semakin hari, semakin tahun, akan bertambah maju
Selamat ulang tahun teruntukmu Leutika
Semoga selalu kau MAJU dan JAYA

Terbesit harapan besar untuk Leutika dariku, menjadi penerbit yang Maju dan Jaya adalah harapan pertamaku untuk Leutika. Jika pertamanya Leutika harus belajar merangkak, duduk, berdiri kemudian berlari layaknya seorang bayi. Maka aku yakin bahwa Leutika mampu menjadi seorang pilot dengan membawa pesawat terbang untuk menjelajahi dunia. Bukannya sok pintar, tapi memang kepintaran itu timbul dari fikiran yang dinamis dan positif.

Besar harapanku karena Leutika, penulis-penulis muda yang dulunya putus asa karena seringnya kegagalan dalam menulis melanda dunia mereka "Termasuk Saya" mampu menjadikan para penulis akan lebih bersemangat, ya... semangat yang setinggi langit... Karena bagiku, semangat adalah sesuatu yang mampu menjadikan pikiran, hati, jiwa, otak "Organ tubuh" yang tadinya down menjadi hidup kembali, tentunya lebih lebih lebih dan lebih hidup lagi...

Leutika bukanlah sebuah penerbitan biasa, namun sebuah penerbitan luar biasa yang berani memberikan hadiah paket buku senilai Rp.900.000 kepada teman-teman semua. Dengan diadakan perlombaan, hadiah itu dibagikan khusus untuk tiga pemenang. Dan perlombaan ini diadakan dalam rangka memperingari hari Ulang Tahun yang pertama bagi Leutika.

Hmmm... Menurutku, ini lebih dari sekedar menarik dan menggoda. Karena bagiku, jika kita bisa mendapatkan paket buku tersebut, maka kita akan mendapatkan banyak koleksi buku di rumah. Dan tentunya teman-teman pun tahu bahwa buku adalah wacana penting yang mampu membawa kita kepada sebuah dunia yang berbeda yang akan memberikan berbagai macam inspirasi dan motivasi. Cahaya terang akan menumbuhi otak kita jika hoby membaca kita mampu tersalurkan, mungkin dengan cara mengikuti jejak para penulis buku-buku tersebut.

Ulasan tentang perlombaan tersebut meliputi :
1- Tulis ucapan ultah untuk Leutika di catatan (notes) facebook kalian. Beri judul notes “Tulus Ucapku untuk Leutika”.
2- Tag ke minimal 25 teman, salah satunya ke Leutika Publisher. Jangan lupa mencantumkan logo Leutika (seperti yang ada di catatan ini).
3- Ucapan ultah terdiri dari tiga paragraf. Paragraf pertama berisi ucapan met ultah, kedua tentang harapan ke depan untuk Leutika, dan yang ketiga ajakan kepada teman-teman kalian untuk turut serta dalam lomba “Tulus Ucapmu Berhadiah Buku” ini.
Tanda Cinta dari Leutika:
Leutika akan memilih 3 (tiga) ucapan paling tulus untuk mendapatkan:
1. Paket buku senilai Rp 900.000 untuk 3 (tiga) pemenang (@ Rp 300.000).
2. Kartu LEM (Leutika Exclusive Member) senilai Rp 100.000 untuk tiap pemenang.
Lomba ini berlangsung sampai tanggal 10 April 2010 jam 24.00 WIB. Pengumuman pemenang pada tanggal 15 April 2010 lewat FB dan web, pemenang akan dhubungi lewat telpon. Kalian tidak perlu mengirim ucapan tersebut ke email redaksi.
Kriteria penilaian:
Ketulusan ucapan ultah—Menariknya harapan yang kalian tulis—Kreativitas dalam menulis ajakan kepada teman-teman.
NB:
• Logo Leutika dapat diambil dari notes ini. Caranya, klik kanan logo, lalu save image as “logo Leutika”.

Bagaimana menurut teman-teman...??? apa masih belum merasa punya niat untuk mengikuti lomba ini?

Sungguh disayangkan jika memang benar begitu. Karena bagiku, berkarya itu asyik... So untuk semuanya, MARI KITA BUDAYAKAN MENULIS dengan memulai mengikuti lomba ini. Jika masih bingung, sebuah link akan mengantarkan kalian kepada penjelasan yang lebih lengkap tentang perlombaan ini disini...

Rabu, 31 Maret 2010

Lomba Nulis Novel Berbahasa Jawa 2010

* * *

Lomba Nulis Novel Berbahasa Jawa.

Deadline: 10 Desember 2010

Lomba terbuka untuk umum dengan usia 16 tahun ke atas

Persyaratan:

  • Naskah merupakan karya asli, bukan terjemahan
  • Tokoh cerita hendaknya orang biasa saja jaman sekarang dan bukan tokoh pahlawan, sejarah atau tokoh pewayangan
  • Naskah ditulis dengan memperhatikan Ejaan Bahasa Jawa (pepet dan taling harap dibedakan)
  • Naskah belum pernah dipublikasikan di media massa cetak ataupun elektronik dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara lain
  • Panjang naskah minimal 300 halaman
  • Naskah ditulis dengan menggunakan file Word (doc, docx, rtf, atau htm) menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12, Spasi 1,5 dan ukuran kertas A4
  • Naskah dalam bentuk file dikirim melalui email ke: noveljawa@yahoo. com dan noveljawa@gmail. com
  • Naskah dalam bentuk print out sebanyak 3 salinan dikirim ke:

Suwardi Endraswara
Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, FBS
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Yogyakarta 55281, Telp. (0274) 550843

  • Naskah diterima panitia (cap pos) paling lambat tanggal 10 Desember 2010 dengan disertai biodata dan fotokopi identitas. Tuliskan LOMBA NOVEL JAWA di pojok kiri amplop. Mohon cantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Naskah akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Akademisi, Praktisi dan Peneliti
  • Panitia menentukan kejuaraan dan hadiah sebagai berikut:

Juara I Rp. 7.000.000
Juara II Rp. 4.000.000
Juara III Rp. 3.000.000

  • Jika isinya cukup menarik naskah juara I, II, dan III akan diterbitkan dalam bentuk buku oleh panitia dan bagi pemenang akan diberikan bukti penerbitan 10 eksemplar dan tidak diberikan tambahan honorarium berupa apapun sebagai akibat dari penerbitan tersebut. Kalau novelnya sukses besar dan menghasilkan untung, maka uangnya dikasih kepada sang penulis. Pengumuman pemenang akan disampaikan melalui media massa pada tanggal 16 Desember 2010 (Kamis Pon)
  • Hadiah pemenang akan diberikan pada tanggal 15 Desember 2010 (Rabu Pahing) di Yogyakarta.
  • Keputusan Juri tidak bisa diganggu gugat.

Jika ada pertanyaan lanjut mohon mengirim email ke: noveljawa@yahoo. com atau noveljawa@gmail. com


HMMM... MARI BERKARYA... ^_^

Rabu, 17 Maret 2010

Penyesalanku Akan Cinta!

* * *

Baru sadar, bahwa selama ini aku terlalu larut dalam kesedihan. Baru sadar, bahwa selama ini aku terlalu egois, hanya menuruti egoku. Baru sadar, bahwa selama ini aku mencintai pemuda yang salah. Baru sadar, bahwa selama ini aku telah dikuasai oleh perasaanku.

Cinta... Kenapa sebagian besar penulis novel cinta justru gagal dalam bercinta, seringnya cerita yang menyedihkan dalam novel yang kubuat terjadi dalam kehidupanku, membuatku benar-benar terpuruk. Kesekian kalinya aku menjumpai sesuatu hal yang selalu membuatku sakit hati, tapi aku tak pernah sadar bahwa selama ini aku telah dibohongi, seringnya aku mengetahui sesuatu hal yang selalu membuatku menangis, tapi aku tak pernah kapok untuk tetap ingin menyaksikannya.

kesadaran itu muncul ketika hatiku tergugah, mataku terbuka dan pikiranku menyala. Kesadaran itu telah ditunjukkan oleh sang Maha Pencipta.

Hatiku kembali terluka, Bathinku kembali tersiksa, dan pikiranku mencoba mencerna apa yang selama ini terjadi padaku. Pemuda itu, selalu melakukan sesuatu yang membuat aku ingin menitikkan air mata. Pemuda itu, selalu berkata sesuatu yang membuat aku terpaksa menahan luka.

Cemburu, patah hati, terluka, sakit hati, merana, tersiksa, marah, benci, semuanya ada saat aku melihatnya.

Cinta... Bulsyid jika diucapkan, sakit jika terkhianati, menangis jika patah hati, sumpah benci jika dipermainkan.

Cinta... Manis kata sering orang lain mendefinisikannya, tapi mereka tak tahu bahwa jika telah terluka parah, sembuh pun rasanya jauh dari jiwa.

Semuanya berantakan, semuanya remuk, semuanya kacau. Hati, pikiran, jiwa, sampai badan pun terasa mati. Hasratku untuk menjadi seorang penulis pun seketika kubuang jauh-jauh...

Apa mungkin aku kapok untuk menulis?
Inikah yang namanya cinta membawa luka, tapi cinta tak mampu menyembuhkannya.

Aku tak peduli dengan cinta, aku tak percaya lagi dengan cinta... Aku tak peduli dengan pemuda, aku tak percaya lagi dengan mereka...

Mereka hanya bisa membuat kesengsaraan, tanpa bisa mengerti perasaan wanita, mereka hanya bisa datang dengan kebahagiaan, dan meninggalkan ketidak berdayaan.

Berhenti berkata iya pada mereka, berhenti memikirkan mereka, berhenti melakukan riset tentang mereka, semuanya sirna, semua batal...!!!

Mereka hanya bisa berkata manis, tapi malah memberikan yang pahit... mereka hanya berani berkata sayang, tapi tak mampu membuktikannya dengan perasaan.

Persyeitan dengan seorang pemuda, aku tak mau lagi bercinta, semuanya telah membuatku tak bisa berbuat apa-apa kecuali membenci mereka.

Say No To Man...

Mereka hanya pembawa bencana, bencana yang tak mampu mereka tangani. Mereka hanya pembawa musibah, musibah yang tak mampu mereka tanggapi. Mereka hanya pembawa malapetaka, malapetaka yang mampu membawa kefatalan.

Hhmmmh... Terkadang, orang yang patah hati sering kali mengucapkan kata seenak dirinya, mereka selalu jujur, semua kebaikan dan keburukan orang lain bisa saja terungkap...

So... hati-hati saja dengan orang yang sedang patah hati, jangan sekali-kali ada yang berani mengganggunya..!!